Mungkinkah Beli Mobil Baru di Usia 20-an? Coba Terapkan 6 Tips Ini!

Membeli mobil di usia muda memang tidaklah mudah. Andai tidak memiliki tabungan besar, impian ini bak angan-angan yang sulit dicapai. Kebutuhan yang tak ada habisnya juga menjadi faktor penghambat, sehingga sejumlah orang memutuskan menyerah duluan.

Nyatanya, ada cara supaya impian tersebut terealisasikan. Dengan komitmen yang tinggi serta sikap konsisten, dalam waktu dekat siapa saja yang baru menginjak usia 20-an pastinya bisa membuat impian punya mobil sendiri jadi kenyataan.

 

Cara Punya Mobil di Usia Muda

Ini adalah keputusan besar yang bisa mengubah hidup konsumen, entah ke arah yang lebih baik atau sebaliknya. Panduan berikut dibuat secara khusus sebagai pemandu terkait tips-tips punya mobil baru di usia muda dengan tabungan standar, yuk disimak:

1.      Jangan Bosan Menabung

Sejak kecil pasti pernah diajarkan untuk menabung. Menyisihkan uang dari orang tua, gaji atau penghasilan dari usaha selama setiap hari akan mempercepat dana tabungan. Mulailah menabung setiap bulan apabila merasa kesulitan.

Menghitung menggunakan persentase bisa sangat membantu. Bangun kebiasaan menabung dengan menyisihkan setidaknya 20% sampai 30% dari total pendapatan per bulan.

Untuk mencegah tangan gatal dan ingin menarik uang, sebaiknya simpan di deposito. Bunga tambahan yang didapatkan pun bisa menjadi penghasilan pasif yang menguntungkan.

 

2.      Tentukan Anggaran

Kebanyakan orang hanya memperhitungkan biaya keseluruhan beli mobil. Padahal, ada biaya operasional yang perlu dikeluarkan secara berkala. Misalnya, biaya bahan bakar, pajak, pemeliharaan kendaraan dan lain sebagainya.

Lakukan browsing di platform beli mobil yang diinginkan dan lihat berapa besaran uang muka hingga biaya angsuran. Pertimbangkan aspek-aspek tersebut untuk melihat budget yang harus dibelanjakan.

Cari mobil baru yang sesuai dengan anggaran semakin mudah dengan adanya fitur Instant Approval dari platform online SEVA, tentunya fitur ini tak bisa dilewatkan begitu saja.

 

3.      Pilih Cicilan Ringan

Cari tahu apa saja sistem pembayaran yang ditawarkan oleh platform beli mobil. Memperkaya diri dengan berbagai informasi terkait pembayaran dapat membantu membentuk keputusan yang tepat. Tidak semua dealer memasang bunga tinggi.

Asalkan rajin melakukan riset, bisa saja menemukan dealer yang menetapkan DP 0% dan bunga rendah.

 

4.      Ambil Tawaran DP Besar

Membayangkan bisa langsung membawa pulang mobil impian tanpa bayar DP memang terdengar sangat menggiurkan. Kunci utama saat beli mobil adalah tidak tergesa-gesa dalam membuat keputusan.

Salah satunya dengan menahan diri dan lebih memilih cicilan dengan uang muka besar. Inilah mengapa menabung punya peran yang sangat berpengaruh.

Berani membayar uang muka besar akan menurunkan biaya angsuran per bulan. Jadi, rajin-rajinlah menabung dulu.

 

5.      Ketahui Jenis Mobil yang Diinginkan

Perkecil pilihan model mobil berdasarkan anggaran yang dimiliki. Faktor kebutuhan juga bisa jadi bahan pertimbangan. Anak muda biasanya lebih mengidamkan mobil city car atau LCGC. Jenis mobil tersebut dikenal irit bahan bakar dan harganya pun masuk di jangkauan anak muda.

Selain itu ada pula jenis mobil lain yang tak kalah menarik, seperti MPV, SUV, sports car dan lain-lain. Pastikan pilih yang harganya sesuai dengan budget.

 

6.      Cicil Aksesoris Mobil dari Sekarang

Selagi menabung uang muka, tak ada salahnya mencicil aksesoris dulu. Cara ini efektif mencegah perilaku belanja habis-habisan setelah mobil kesayangan datang.

Membeli aksesoris satu per satu juga bisa memupuk motivasi dalam diri supaya menabung lebih giat, sehingga mobil pun lebih cepat terbeli.

 

Pertanyaan yang wajib ditanyakan pada diri sendiri sebelum membeli mobil baru adalah “apakah mobil prioritas utama saat ini?”. Upaya ini berguna mengantisipasi hilangnya semangat akibat membeli mobil untuk kepentingan sosial semata. Sebaiknya hanya beli mobil ketika finansial sudah siap.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.